Me and SHINee #11
Aku berdiri mematung di balik pohon. Apa maksud ucapan Yuri barusan? Yeojachingu Taemin? Aku benar-benar tidak percaya dengan semua ini. Padahal aku mulai merasa bahwa aku menyukai Han Yuri. Apa aku sudah terlambat? Kurasa jawabannya iya...
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Onew P.O.V
Hatiku sakit saat mendengar ucapan Yuri tadi. Dia bilang dia yeojachingu Taemin. Aaarrrgghh!! Aku mengacak-acak rambutku sebal. Seharusnya dari dulu kau mengatakannya pada Yuri!! Onew pabo!! Paboya!! Runtukku sebal sambil mengacak-acak rambutku.
-----
Taemin P.O.V
Ah, ahjumma penjual es krim itu mengira Yuri noona adalah yeojachinguku. Karena aku tidak ingin ahjumma kecewa, aku memohon pada Yuri noona -melalui tatapan mataku- untuk mengaku menjadi yeojachinguku. Sepertinya Yuri noona mengerti maksudku dan langsung saja ia memperkenalkan diri pada ahjumma dan mengaku bahwa dia adalah yeojachinguku. Entah kenapa, aku senang saat Yuri noona mengatakan 'aku yeojachingu Taeminie'. Apa benar aku menyukai Yuri noona? Aish, sekarang suasana diantara aku dan Yuri noona sedikit canggung. Aku senyum-senyum sendiri membayangkan Yuri noona benar-benar menjadi yeojachinguku.
"Taeminie, kenapa kau senyum-senyum sendiri?" tanya Yuri noona sambil memandangku penuh selidik.
Cepat-cepat aku menggeleng, "Ah, tidak noona." aku tidak berani menatap matanya.
Aku mengalihkan pandanganku ke sebelah kiriku, berusaha menghindari tatapan Yuri noona. Saat aku sedang memperhatikan kolam dengan air mancur ditengahnya, kulihat seorang namja yang sangat kukenal sedang berjalan tergesa-gesa menjauhiku. Ya, tak salah lagi itu adalah Onew hyung. Aku masih bisa mengenalinya karena gaya penyamarannya yang sedikit aneh. Memang Onew hyung sedikit payah sekaligus berlebihan soal penyamaran. Ia memakai celana jins, sepatu kets putih kesayangannya, topi fedora, kacamata hitam jumbo-nya, syal abu-abu yang dipakai menutupi mulutnya, jaket hitam tebal dan ia selalu memakai tudung jaketnya membuatnya tampak seperti teroris yang siap meledakkan apartemennya sendiri (?). Anehnya, saat menyamar Onew hyung selalu memakai topi fedora kesayangannya yang bertuliskan "ONEW SHINee" di depannya. Aish, pantas saja ia selalu ketahuan oleh fans. Hahaha, aku tertawa sendiri melihat Onew hyung. Sebenarnya aku ingin menyusulnya, tapi tidak jadi karena aku ingin duduk dan mengobrol bersama Yuri noona.
"Ehm." aku berdehem mencoba menghilangkan suasana canggung diantara aku dan Yuri noona. Kulihat Yuri noona menoleh kearahku. Aigoo~ ia lucu sekali. Mulutnya masih belepotan es krim. Aku mengambil tisu dari saku jaketku dan memberikannya pada Yuri noona.
"Noona, mulutmu belepotan es krim. Hahaha, lucu sekali." kataku sambil menyerahkan tisu pada Yuri noona.
"Gomawo Taeminie." Yuri noona tersenyum padaku lalu mengambil tisu yang kuberikan.
"Hey noona! Bagaimana kalau kita pergi ke Taman bermain?" ajakku.
"Wah, bagus! Sudah lama aku tidak pergi kesana." kulihat Yuri noona sangat senang saat mengatakan itu.
"Ne, ayo pergi!" aku berdiri dari dudukku dan merapikan bajuku.
Aku dan Yuri noona berjalan sambil bernyanyi riang. Kulihat Yuri noona senang sekali hari ini. Akupun ikut menyanyikan beberapa bait lagu. Saat tiba di taman bermain, Yuri noona mengajakku untuk bermain di ayunan. Wah, tidak sia-sia aku mengajak Yuri noona kesini. Ternyata ia sangat suka berada di taman bermain. Sekarang ia seperti anak kecil berumur 5 tahun yang sedang bermain ayunan. Kulirik jam tanganku, sekarang pukul 5.28.
"Noona, pukul 6.00 p.m nanti kita pulang ya. Kalau aku pulang terlambat bisa-bisa Key hyung memarahiku lagi." kataku.
"Ne, Taeminie." kata Yuri noona sambil tersenyum. Aigoo~ imut sekali Yuri noona.
Karena bosan bermain ayunan, Yuri noona mengajakku menaiki komedi putar. Setelah itu ia mengajakku untuk berfoto bersama badut. Ah, aku senang sekali hari ini. Tiba-tiba handphoneku berdering saat aku dan Yuri noona hendak berfoto untuk kedua kalinya.
"Yeoboseo...Key hyung? Ada apa hyung? ...... oh, ne ne aku akan pulang." ternyata Key hyung menelponku. Benar sekali dugaanku. Tadi waktu ia menelponku ia langsung marah-marah, menceramahiku dengan kata-kata 'seharusnya kau sudah pulang lihatlah sekarang jam 6!" aish...
Setelah selesai berfoto bersama badut, aku mengajak Yuri noona untuk pulang. Saat diperjalanan ia menyuruhku untuk berhenti di supermarket. Ternyata ia mau membeli beberapa bahan makanan.
"Kau lapar kan Taeminie? Aku ingin memasak untuk makan malam kalian. Boleh kan? Ya, sebagai rasa terima kasihku kepada kalian." kata Yuri noona.
"Ah, ne ne. Tentu noona. Key hyung pasti senang karena ada yang membantunya memasak." kataku sambil tertawa garing.
Setelah kami selesai berbelanja, aku langsung mengemudikan mobilku menuju dorm SHINee. Daritadi Key hyung mengirimiku sms dan isinya selalu sama. 'Ayo cepat pulang Taeminie! Kalau tidak aku tidak akan memberimu makan malam!'. Aku tertawa melihat beberapa pesan yang sama. Kubalas satu pesan, 'Terserah kau saja hyung. Aku tidak keberatan kalau kau tidak mau memberiku makan malam. Tapi ada Yuri noona yang akan memberiku makan malam'. Ada satu pesan masuk pasti itu dari Key hyung. 'MWO?? Apa maksudmu Taeminie?'. Aku kembali tertawa melihat pesan balasan dari Key hyung. Aku tidak membalas pesan itu. Biarkan saja Key hyung penasaran seperti itu, hahaha.
Di dorm SHINee....
"Aku pulang~" sapaku saat masuk ke dorm.
"Annyeonghaseo~" sapa Yuri noona.
Kulihat Minho hyung sedang bermain PS di ruang televisi, Onew hyung yang sedang menonton permainan Minho hyung, Key hyung yang sedang menyetrika baju dan, kurasa Jjong hyung sedang mandi. Semua menoleh saat Yuri noona mengucap salam. Bahkan Jjong hyung langsung keluar kamar mandi dengan hanya memakai boxer, t-shirt tipis dan handuk yang masih melingkar di lehernya. Setelah mengetahui Yuri noona ada di dorm SHINee, Jjong hyung langsung berlari menuju kamar. Hahaha, kurasa ia malu. Aku mempersilakan Yuri noona duduk di sofa. Minho hyung dan Onew hyung asyik mengobrol dengan Yuri noona, sedangkan Key hyung pergi ke dapur untuk membuat minuman. Aku pergi ke kamarku untuk menaruh jaketku.
Saat semua member SHINee sudah berkumpul di ruang tamu, Yuri noona menjelaskan maksud kedatangannya ke dorm SHINee. Setelah tau Yuri noona akan memasak untuk makan malam, semua member senang sekali terutama Key hyung. Akhirnya acara masak-memasak itupun dimulai. Yuri noona dan Key hyung semangat sekali saat memasak. Aku, Onew hyung, Minho hyung dan Jjong hyung menunggu di ruang makan. Minho hyung dan Onew hyung asyik bermain PSP. Jjong hyung, karena bosan menunggu akhirnya menghampiri Yuri noona yang sedang memotong sayuran. Sedangkan aku? Yah, aku hanya dapat duduk di meja makan sambil menatap cemberut Jjong hyung yang merayu Yuri noona. Ah, aku cemburu melihat Jjong hyung dan Yuri noona >,<!
-----
Yuri P.O.V
Sekarang aku sedang ada di dorm SHINee, memasak untuk makan malam. Kalau Eun Hae tau aku ada di dorm SHINee, ia sudah pasti akan merengek meminta bertemu SHINee. Hihihi, aku tersenyum geli memikirkan temanku itu.
"Kau kenapa Yuri ssi?" tanya Key.
"Ah, tidak. Tidak ada apa-apa, Key ssi." jawabku sambil menunduk malu.
"Benarkah?" tanya Key memastikan. Aku hanya mengangguk sambil kembali mengaduk sup yang hampir matang.
"Yuri ssi, aku lapar..." rengek Jjong yang berdiri disampingku.
"Ne, sebentar lagi supnya matang Jonghyun ssi." kataku lembut sambil tersenyum kearah Jjong.
"YA!! Sebaiknya kau duduklah yang manis seperti Taeminie! Mengganggu kami saja." Key berkacak pinggang dan menyuruh Jjong untuk menunggu di meja makan.
Jjong berjalan malas menuju meja makan dan duduk di samping Taemin yang menatap Jjong heran. Aku tersenyum lalu kembali mengaduk sup. Akhirnya supnya sudah matang. Aku mengambil mangkuk di rak dan menuangkan sup kedalamnya. Setelah itu aku membawa mangkuk berisi sup tersebut ke meja makan. Key sudah menyiapkan nasi. Kami makan malam bersama. Onew terus saja melontarkan lelucon-lelucon garingnya. Kulirik Taemin yang duduk di sampingku. Ia terus saja diam sejak sampai di dorm.
"Taeminie, kenapa kau diam saja?" tanya Key.
"Ah, tidak hyung." kata Taemin sambil menunduk.
"Makanlah, Taeminie." kataku.
"Ne, noona." Taemin menyuapkan beberapa sendok sup ke mulutnya.
Onew dan Minho kembali berdebat tentang game terbaru yang dibeli Minho. Key yang bosan mendengarkan perdebatan mereka pun melerai keduanya dan mulai berceramah (?). Jonghyun hanya tertawa melihat tingkah konyol hyung dan dongsaengnya itu. Taemin masih diam dan menunduk, tingkah para hyungnya itu tidak berdampak pada dirinya. Sedangkan aku tersenyum melihat tingkah mereka. Kulirik jam di dinding ruang makan. Sekarang sudah 7.45 p.m. Sudah malam. Aku segera menghabiskan makananku dan mencucinya di tempat cuci piring. Saat aku kembali ke ruang makan, semua member SHINee menatapku heran, termasuk Taemin. Aku tersenyum pada mereka.
"Aku mau pulang. Sudah malam. Tak apa kan?" kataku menjelaskan pada mereka.
"Biar kuantar!" seru mereka berlima bersamaan membuatku tertawa.
"Tidak usah. Aku bisa pulang naik bis." kataku.
"Batu, gunting, kertas!" ah, mereka ini!
"Akhirnya! Aku yang menang!! YES!!" seru Onew sang leader.
"Yah, hyung~" seru keempat dongsaengnya.
"Kajja, aku antar kau pulang, Yuri ssi." ajak Onew.
"Ne, kamsahamnida Onew ssi."
"Gomawo~ Yuri ssi. Masakanmu enak sekali!" kata Jonghyun.
"Ne, Yuri ssi memang pandai memasak. Gomawo~ noona." kata Minho.
"Gomawo~ Yuri ssi. Kau membantu sekali hari ini! Jujur, masakanmu enak sekali!" kata Key sambil mengacungkan kedua jempolnya padaku.
"Uum, gomawo untuk hari ini noona~" kata Taemin masih menunduk. Tapi kulihat seulas senyum di bibirnya.
"Ne, lain kali aku akan memasak lagi untuk kalian. Sampai jumpa!" aku melambaikan tanganku pada mereka lalu aku masuk kedalam mobil Onew.
Selama perjalanan, aku dan Onew lebih banyak diam. Sesekali Onew bertanya tentang kuliahku. Aku menjawab seadanya. Tidak terasa mobil Onew sudah sampai di depan gedung apartemenku. Sebelum aku keluar dari mobilnya, Onew menanyakan nomor ponselku. Alhasil kami saling bertukar nomor ponsel. Aku turun dari mobil Onew. Ternyata Onew juga ikut turun dari mobilnya.
"Gomawo~ Onew ssi." aku sedikit membungkuk untuk berterimakasih.
"Ne. Ah ya, Yuri ssi? Boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Onew.
"Ne, mau tanya apa?" tanyaku penasaran.
"Apa kau sudah punya Namjachingu?"
DEG!
Aku melongo mendengar pertanyaan Onew. Bagaimana ini? Aku harus menjawab apa? Kenapa Onew bertanya seperti itu padaku?
"Ah, aku tau ini pertanyaan konyol. Kalau kau tidak bisa menjawab tidak apa-apa, Yuri ssi. Mianhae aku bertanya seperti itu padamu. Ah, aku pulang dulu. Sudah malam. Annyeong~"
"Annyeong~"
Onew sudah pergi dari hadapanku. Kulihat mobilnya yang semakin mengecil di kejauhan. Aku masih syok dengan kejadian tadi. Seorang Onew SHINee menanyakan padaku, apakah aku sudah punya pacar? Tapi untuk apa ia bertanya seperti itu padaku? Entahlah, aku bingung dengan kejadian hari ini. Aku segera masuk ke apartemenku. Aku merogoh saku jaketku untuk mengambil handphoneku. Kucari nama Eun Hae di kontak. Setelah itu kutekan tombol hijau. Ya, aku meneleponnya.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
~TBC~
© 2011 Hanna Shawol
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Please leave your comment here! Thanks :)
-Safira Alhana-