Jumlah Pengunjung

Note ^^

Halloo..^^ selamat datang di blog saya! Welcome to my blog! Silakan dilihat-lihat, dibaca-baca tapi jangan di copas! Di blog ini juga saya post fanfic-fanfic. Jangan lupa tinggalkan komentar setelah membaca artikel di blog saya! Kunjungi juga WP saya di safiraalhana.wordpress.com

Kamis, 28 April 2011

FF - Me and SHINee Part 8

Me and SHINee #8

Aku tersenyum membaca pesan dari Key. Sambil menunggu Key, aku memakan spaghetti yang telah kupesan tadi. Ah, biarlah. Aku sudah terlanjur memesannya. Toh kalaupun Key ingin mentraktirku lagi tidak apa kok. Sepertinya seporsi spaghetti ini tak akan cukup untukku yang sudah kelaparan. ^^
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Onew P.O.V

"Hmm...aku lapar." gumamku sambil membuka kulkas. Betapa kecewanya aku, saat melihat kulkas itu kosong, tak ada makanan atau minuman sama sekali.
"Ugh, membosankan !" gerutuku sambil membanting pintu kulkas. Aku berjalan lunglai menuju ruang tengah dorm SHINee. Saat ini yang ada di dorm hanya aku, Jonghyun dan Taemin. Minho sedang ada kuliah, sedangkan Key pergi entah kemana.
"Kenapa hyung?" tanya Taemin.
"Lapar...." jawabku sambil memegang perutku yang sudah mengempis.
"Ooh..." kata Taemin dan Jonghyun bersamaan, lalu kembali menonton televisi dan mengacuhkanku.
"Yaa!! Kalian ini!! Kenapa kalian mengacuhkanku?" tanyaku sebal sambil mematikan televisi.
"Aahh, hyung!! Kalau lapar belilah makanan di luar," kata Jonghyun sebal sambil menghidupkan kembali televisi dengan remote yang dipegangnya.
Aku berjalan sebal ke kamar dengan sedikit mengentakkan kakiku. Kuambil jaket, topi, kacamata dan syal. Aku hendak pergi ke supermarket di depan dorm. Lihat saja nanti, kalian berdua tidak akan kuberi makanan! Gerutuku dalam hati pada Taemin dan Jonghyun.
"Hyung, tolong belikan kami camilan," kata Taemin saat aku hendak keluar dari dorm.
Aku menoleh ke arah Taemin kesal, "Ya!! Beli sendiri sana!!"
Taemin menggumam pelan sambil merebahkan tubuhnya kembali ke sofa. Aku keluar dari dorm dan langsung menuju supermarket. Sesampainya di supermarket, aku mengambil keranjang dan mengisinya dengan berbagai macam snack dan minuman. Setelah berbelanja di supermarket, aku menyempatkan diri untuk mampir ke kedai ramen. Aku membeli seporsi ramen bungkus dan membawanya pulang ke dorm. Kurapatkan jaketku, angin malam berhembus membuat topi yang kupakai hampir terjatuh. Secepatnya aku berlari menuju dorm. Perutku sudah berbunyi sejak tadi. Dan aku semakin ttak sabar untuk menikmati ramen hangat yang baru kebeli tadi...
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Key P.O.V

Kuparkir mobilku di area parkir Italian Restaurant. Setelah mengunci pintu mobil, aku segera menuju ke dalam restoran. Dari balik pintu kaca restoran itu, bisa kulihat Yuri sedang duduk sambil makan sesuatu. Setelah berada di dalam restoran, aku segera menghampiri meja Yuri yang tak jauh dari pintu masuk.
"Annyeong~Yuri ssi." sapaku sambil duduk di depan Yuri.
"Annyeong~" Yuri menoleh ke arahku sambil tersenyum.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yuri P.O.V

"Annyeong~" aku membalas sapaan Key sambil mengelap mulutku. Aku tersenyum padanya, dan ia juga tersenyum padaku.
"Mianhae, Key-ah. Aku mendahuluimu makan. Aku baru membaca pesanmu saat aku sudah ada di sini. Mianhae..." kataku meminta maaf sambil menundukkan kepalaku.
"Ne, gwenchanayo. Aku tau kau pasti sedang lapar sekali, lanjutkan saja makanmu. Aku akan memesan makanan." kata Key.
Key memanggil seorang pelayan yang kebetulan lewat di sampingnya. Ia memesan seporsi Beef Steak, segelas Lemon Juice dan es krim. Setelah pelayan itu pergi, Key berdehem pelan lalu membuka pembicaraan kami.
"Ehm, Yuri ssi." ucap Key. Aku mengangkat kepalaku dan memandang Key.
"Ne, waeyo?" ucapku selembut mungkin. Keningku sedikit berkerut.
"Ah, tidak. Lupakan saja. Teruskan saja makanmu." katanya sedikit canggung dan tersenyum manis kearahku. Ah, senyum Key sangat manis. Aku mengangguk lalu kembali makan spaghetti yang kupesan.
Seorang pelayan datang sambil membawa pesanan Key. Saat itu juga kebetulan aku sudah selesai makan. Aku menunggu Key makan sambil mencicipi dessertku. Kulihat Key yang sedang asyik makan Steak-nya. Ah, Key sangat tampan malam ini. Entah kenapa aku tersenyum sambil melihat Key makan. Tiba-tiba Key menaruh garpu yang dipegangnya dan menatapku dengan sorot mata kenapa-kau-melihatku-seperti-itu.
"Umm, gwenchana Key-ah." kataku sambil menunduk sebelum Key bertanya padaku.
Key tersenyum sambil mengacak rambutku pelan. Lalu ia kembali melanjutkan aktivitas makan-memakan itu (?) #plak.
Setelah Key selesai makan, kami mengobrol sambil menikmati es krim masing-masing. Bisa kurasakan kecanggungan yang melanda kami. Sesekali Key berdehem untuk menghindari kecanggungan itu.
"Um, Yuri ssi. Hari Minggu besok kau ada acara tidak?" tanya Key.
"Sepertinya tidak ada. Waeyo?" tanyaku sambil memakan es krimku.
"Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Kau mau kan?" tanya Key antusias.
Aku berpikir sejenak, "Baiklah." semoga keputusanku benar. Key tersenyum lalu kembali memakan es krimnya. Aku menunduk malu. Tidak percaya dengan ajakan Key tadi. Kumakan es krimku sambil menunduk. Kutahan senyum bahagiaku.
Handphoneku bergetar di atas meja. Segera kuambil handphoneku dan membuka flapnya. 1 New Message. Kubuka pesan singkat itu yang ternyata dari Minho. Keningku berkerut heran, darimana ia tau nomor ponselku?

Sender : 085749033372
At Wednesday, March 2-2011  8.05 pm
Annyeong~Han Yuri ssi. Its me, Choi Minho. Did u remember me? Choi Minho SHINee.

Aku tersenyum ketika membaca pesan singkat itu. Segera kubalas pesan singkat Minho.

To : 085749033372
At Wednesday, March 2-2011  8.07 pm
Ne, annyeong Minho-ah. Tentu aku masih ingat. Masa aku melupakan idolaku sendiri, haha.

Sending Message To 085749033372 is Succesfull !
Kuletakkan kembali handphoneku di atas meja. Aku kembali menikmati es krimku seraya memandangi jalanan kota Seoul dari jendela di sampingku. Key berdehem pelan, namun bisa kudengar. Aku menoleh ke arah Key. Ternyata Key juga sedang memandangku dengan senyuman di bibirnya. Aku tersenyum lalu menunduk malu.
"Yuri ssi. Hari Minggu nanti aku ingin mengajakmu jalan-jalan. Kau mau?" tanya Key.
"Ah, tapi..."
"Please, Yuri ssi. Kumohon..." kata Key sambil mengeluarkan Puppy Eyes andalannya. Aku menghela napas panjang.
"Ne, baiklah." kataku sambil tersenyum ke arah Key. Key mengacak rambutku lembut. Ia masih tersenyum dan terus memandangku. Ah, sepertinya pipiku sudah memerah sekarang.
Setelah acara dinner itu selesai, aku segera memacu mobilku dengan kecepatan sedang menembus kegelapan malam kota Seoul. Sambil menyetir, aku menikmati lagu SHINee-Romantic yang diputar di salah satu stasiun radio. Jalanan kini sudah gelap, hanya ada beberapa lampu jalanan di pinggir jalan. Saat tiba di belokan jalan menuju gedung apartemenku, kulihat ada truk besar yang berjalan dengan kecepatan tinggi. Refleks, aku pun segera menepikan mobilku dan menginjak remnya. Ban mobilku berdecit karena pengereman mendadak itu. Dan ternyata aku salah menepikan mobilku. Mobilku kini menabrak sebuah pohon yang besar. Tubuhku terpelanting menghantam kaca depan mobilku karena seat bealt yang kupakai terlepas. Setelah itu, semuanya menjadi gelap...
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


~TBC~

© 2011 Hanna Shawol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please leave your comment here! Thanks :)
-Safira Alhana-