Jumlah Pengunjung

Note ^^

Halloo..^^ selamat datang di blog saya! Welcome to my blog! Silakan dilihat-lihat, dibaca-baca tapi jangan di copas! Di blog ini juga saya post fanfic-fanfic. Jangan lupa tinggalkan komentar setelah membaca artikel di blog saya! Kunjungi juga WP saya di safiraalhana.wordpress.com

Sabtu, 07 Januari 2012

{Fanfic} Love of a Friend


Love of a Friend

Author : Safira Alhana a.k.a Sung Ji Mi / Cia Park @hanna_ryeong9
Cast :
          - Kevin Woo (U-KISS)
          - Shin Soohyun (U-KISS)
          - Lee Jihyun
          - And other cast...
Genre : Romance, Friendship
Rating : T
Length : Oneshot / Sequel (?)
Disclaimer : FF ini terinspirasi dari lagu U-KISS Love of a Friend.


Annyeong~ Akhirnya saya bisa comeback dengan ff baru. Castnya juga baru loh. Ini pertama kalinya aku bikin ff dengan cast U-KISS. Soalnya baru-baru ini aku lagi demen sama U-KISS. REKOMENDASI : baca ff ini sambil dengerin lagunya U-Kiss Love of a Friend yaa...biar dapet feelnya.
Kalo mau download lagunya disini : via 4shared
Jangan lupa buat komentar ya!!
-----------------------------------------------------------------------------
My eyes have gone blind, time has stopped
I got to know you, who is so eye-blinding
I can’t hide it, I can’t help myself
I love you, I want you
Kevin POV
"Hyung, aku pergi dulu ya!" teriakku dari pintu dorm pada Eli hyung dan Kiseop hyung.
"Hati-hati di jalan, dongsaeng-ah!" seru Eli hyung.
Kulangkahkan kakiku keluar dorm dan langsung menuju tempat parkir. Hari ini salah satu temanku -yah sebenarnya kami belum resmi berteman tapi aku sudah beberapa kali bertemu dengannya- sedang sakit dan sekarang dirawat di rumah sakit. Temanku itu, seorang KISSME. Aku pertama bertemu dengannya saat jumpa fans, dan itupun Soohyun hyung yang mengenalkannya padaku. Aku terpesona olehnya saat pertama kali bertemu. Dia wanita paling cantik yang pernah kutemui. Kudengar ia sangat dekat dengan Soohyun hyung. Entah kenapa hal itu membuat hatiku sakit.
Membayangkan sekarang Soohyun hyung sedang bersama temanku itu membuatku gusar. Aku langsung mengendarai mobilku menuju rumah sakit. Di perjalanan aku berhenti sebentar untuk membeli bunga dan boneka. Setelah itu kulanjutkan perjalanan menuju rumah sakit.
Sampai di rumah sakit aku langsung menuju kamar rawat temanku. Aku membaca papan nama di pintu. Lee Jihyun. Tanpa ragu aku langsung membuka pintu kamar itu.
Ah, ternyata Soohyun hyung juga ada disana. Ia sedang menyuapi Jihyun bubur. Sepertinya mereka berdua tidak menyadari kedatanganku. Aku berdehem untuk mengalihkan perhatian mereka.
"Oh, Kevin-ah." sapa Soohyun hyung.
"Annyeong~ oppa." sapa Jihyun seraya tersenyum.
Senyuman itu..aku merindukan senyumannya. Tapi aku tidak ingin melihat senyuman yang keluar dari bibirnya yang pucat itu.
Kuletakkan bunga beserta pot kecil yang kubawa di dekat jendela. Aku tau Jihyun sangat suka bunga yang masih hidup. Sementara boneka beruang langsung kuberikan padanya.
"Get well soon, Jihyun ssi." kataku saat memberikan boneka itu padanya.
Jihyun tersenyum, "Gomawo, oppa. Berhentilah memanggilku dengan embel-embel ssi."
"Geurae, Jihyun-ah." aku tersenyum lembut padanya.
"Bagaimana keadaanmu?" tanyaku. Jihyun melirik Soohyun di depannya.
"Begini, jadi...karena keadaan Jihyun yang semakin memburuk, dokter di rumah sakit ini menyarankan Jihyun untuk ke Amerika dan menjalani operasi disana." kata Soohyun.
"Apa? Jadi kapan kau berangkat ke Amerika?"
"Besok pagi oppa." jawab Jihyun lesu.
Aku terdiam. Tidak tau harus berkata apa. Berita ini benar-benar membuatku shock.
"Ah, aku harus pergi. Manager memanggilku. Tolong kau jaga Jihyun ya, Kevin-ah. Annyeong~" Soohyun hyung mencium kening Jihyun lalu segera pergi keluar ruangan. Kulihat Jihyun melambai saat Soohyun pergi. Aku bingung dengan perlakuan Soohyun hyung pada Jihyun tadi.
"Jihyun-ah, bolehkah aku bertanya sesuatu?"
"Tentu saja, oppa."
"Apa kalian berdua pacaran? Maksudku kau dan Soohyun hyung." tanyaku hati-hati.
Jihyun mengalihkan pandangannya keluar jendela. Ekspresinya datar, aku tidak tau apa yang sedang ia pikirkan.
"Ya, begitulah." jawabnya.
"Sejak kapan?" aku tidak bisa menahan rasa penasaranku.
"Dua hari yang lalu." jawabnya, masih tidak mau memandangku.
"Jihyun-ah, ada yang ingin kukatakan padamu." kataku yang berhasil membuat pandangan Jihyun beralih padaku.
"Apa itu?"
Aku menarik napas dalam-dalam, "Sebenarnya, sejak pertama kali bertemu denganmu aku sudah mulai menyukaimu. Tapi aku tidak yakin apakah itu perasaan terhadap teman atau wanita. Aku..." kalimatku menggantung, aku tidak tau lagi harus berkata apa. Kulihat Jihyun masih memandangku datar.
"Aku tidak berani mengungkapkan perasaanku padamu..aku hanya bisa melihatmu dari jauh karena kau selalu bersama Soohyun hyung. Saat itulah aku sadar kalau aku mencintaimu." aku menunduk, berharap Jihyun mengerti dengan apa yang kukatakan tanpa aku menjelaskannya secara detail.
"Aku mengerti, oppa. Mianhae, jeongmal mianhae. Tapi aku mencintai Soohyun oppa..." suara Jihyun terdengar lirih ditelingaku. Saat aku mengangkat kepala, kulihat Jihyun memandangku dengan berlinangan air mata.
"Kau tidak perlu menangis, mianhae.." kuberanikan diri untuk mengusap air matanya menggunakan jari-jariku.
"Bolehkah aku memelukmu..?" tanyaku ragu. Jihyun mengangguk pelan.
Kurengkuh tubuh mungil Jihyun kedalam pelukanku. Kurasakan pundakku basah karena air mata Jihyun.
"Mianhae oppa, jeongmal mianhae...aku tidak tau kalau oppa mencintaiku.." ucap Jihyun lirih.
"Ssstt...uljima..berjanjilah padaku, untuk setia pada Soohyun hyung..dia orang yang sangat baik, dan pastinya selalu ada disisimu saat kau membutuhkan..."
If you are tired and exhausted
and you need someone else
I will be there, I’ll treat you well so you can rest
I will stand behind you-
-----
Keesokan harinya...
"Mwo? Sekarang?" Soohyun hyung melirik arlojinya.
Pagi ini aku dan Soohyun hyung akan pergi mengantar Jihyun ke bandara. Kami berdua sudah berada di lift sekarang.
"Tapi, noona...noona...yoboseo?" Soohyun hyung melihat layar ponselnya. Kurasa noona-nya sudah memutuskan sambungan terlebih dahulu.
"Ada apa, hyung?" tanyaku.
"Noona menyuruhku untuk pulang ke rumah sekarang. Aarrgghh, otokhae?"
"Hyung pulang saja dulu, biar aku yang mengantar Jihyun." kataku.
"Ya sudah, aku titip Jihyun ya, Kevin-ah. Oh ya, tolong berikan ini padanya." Soohyun hyung menyodorkan kotak kaca kecil berhiaskan kupu-kupu padaku.
"Baiklah."
Aku dan Soohyun hyung berpisah di tempat parkir. Langsung saja aku masuk ke mobilku dan mengendarainya menuju rumah Jihyun.
-----
"Aku harus pergi sekarang, oppa. Terima kasih sudah mengantarku." ucap Jihyun.
"Jihyun-ah.."
"Ne, oppa?" Jihyun berbalik memandangku.
Tanpa ba-bi-bu lagi aku langsung memeluknya erat. Dan untuk pertama kalinya aku menangis di depan gadis yang kucintai.
"Jaga dirimu baik-baik, Jihyun-ah...cepatlah pulang ke Korea..." suaraku bergetar karena menahan air mata.
"...aku mencintaimu..." kupeluk erat Jihyun dan air mataku tumpah begitu saja.
Jihyun mengelus pelan punggungku. Aku tidak ingin perpisahan ini terjadi.
"Oppa, ini pelukan kedua darimu..." kata Jihyun lirih. Aku terdiam, menunggu kelanjutan kalimatnya.
"..kuharap, saat kita bertemu lagi, oppa akan memberikan pelukan ketiga untukku..."
"Tentu saja, Jihyun-ah.." aku langsung memotong ucapannya.
"...dan kuharap tidak ada lagi air mata saat oppa memelukku...karena itu membuatku merasa sakit.."
Aku melepaskan pelukan Jihyun. Kulihat Jihyun mengusap pelan pipinya yang basah dengan tangannya. Setelah itu ia mendongak menatapku sambil tersenyum hangat. Aku membalas senyumannya.
"Selamat tinggal oppa.." Jihyun berlalu pergi meninggalkanku.
Tiba-tiba aku teringat kotak kaca yang diberikan Soohyun hyung padaku.
"Tunggu, Jihyun-ah!" aku berlari kearahnya.
Kusodorkan kotak kaca itu pada Jihyun.
"Kau pasti tau ini dari siapa..." kataku.
"Shin Soohyun oppa.." ia tersenyum saat menyebut nama Soohyun hyung.
Ia membuka kotak kaca itu dan mengeluarkan isinya. Ternyata isinya adalah sebuah kalung berliontin JS.
"Tolong sampaikan pada Soohyun oppa, bahwa aku sangat mencintainya." pinta Jihyun.
"Baiklah, aku akan menyampaikannya." aku tersenyum pada Jihyun.
Jihyun melambaikan tangannya padaku sebelum akhirnya pergi meninggalkanku.
Saat aku berbalik hendak pergi, kulihat Soohyun hyung berlari menghampiriku.
"Apa Jihyun sudah berangkat?" tanyanya. Aku hanya mengangguk.
"Hyung, Jihyun sangat mencintaimu. Sangat mencintaimu." kataku.
"Aku tau." kata Soohyun hyung seraya tersenyum.
"Mari kita menunggu dengan sabar, 2 tahun lagi ia pasti kembali..." lanjutnya.
Soohyun hyung mengajakku untuk pulang ke dorm.
"Aku mau keluar sebentar hyung, cari angin."
"Baiklah, setelah itu langsung pulang ke dorm ya." Soohyun hyung berjalan ke arah mobilnya di parkir.
Aku langsung masuk ke mobilku dan mengendarainya menuju sungai han.
Sampai di pinggir sungai Han, aku keluar dari mobil dan berjalan menuju pagar pembatas. Kuhirup napas dalam-dalam dan mengeluarkannya dengan lega. Aku belum pernah bernapas selega ini selama hidupku.
"Saat kita bertemu lagi, aku berjanji akan memberimu pelukan ketiga dan tidak ada lagi air mata..."
Terdengar suara bising pesawat di atas sana.
Sum makhige neoreul saranghanda neoman saranghanda
Breathlessly, I love you, I only love you
------------------------------------------
~The End~ (?)
Wakakakakk, akhirnya ending juga nih ff. Endingnya gaje banget ya? hehe, rencananya sih ntar ada sekuelnya *author sneng banget bikin ff gaje berbelit-belit*. Btw, ada yg nangis waktu baca ff ini? Atau nangis gara-gara dengerin lagunya?  *readers:nggak ada!*
Lagunya U-KISS yg Love of a Friend ini aduh sumpah bikin q nangis sampe guling-guling #eh *author lebay*. Apalagi tadi malem waktu dengerin lagu ini di hp, enak-enakan nyanyi pas bagian reff + bercucuran air mata (?), eh mlah kpencet next. Alhasil keluarlah intronya binggeul binggeul ><. Nggak jadi nangis deh..
udah ah segitu aja wejangan dari saya, jangan lupa komentar ya readers...!! :D

©Safira Alhana

4 komentar:

  1. well nenek first mian aku baca tapi gk bisa ngebayangi beneran kevin sama soohyun nya tau sendirikan aku belum apal mana orang nya huahaha
    second backsoundnya waktu aku baca bukan love of a friend nya u-kiss malah lies nya big bang *peace
    third sumpah ending nya gk enak geje abis seabis-abisnya itu lagi menikmati nek eh udah ending aja *protes aja lu kerjaannya
    and the last aku gk nangis tau sendiri kan backsound nya lies
    oh ya lupa aku baca ini malah ngebayangin yang main yoseob gara-gara tiba-tiba nongol nih di pinggir kiri wkwkwk
    sekian komentar gk mutu dari cucumu ini haha *heh aku ngerjakne fanfic ku sak part ae gk bar-bar, trus dapet ide fanfic baru lha kok idene kie nggo side storyne sing cerita intine durung (abaikan)

    BalasHapus
  2. eh tambahan JS itu bukane hyunseong atau siapa lah namane sing trouble maker iku lho ning mv ne lak enek tulisan JS HYUNA opo piye no

    BalasHapus
  3. *jambak rambut Gikwang* lah malah Yoseob sing liwat ning pikiranmu :p
    aaa..mian aku pake cast Soohyun kro Kevin soale aku gak pengen Eli dipairing sama Jihyun, maunya sama AKU!! :p
    JS iku Jihyun-Soohyun :)
    awale aku mau pake inisial SJ tapi ngko dikiro SUJU makane aku pake JS ae, diwalik, kkk~ ^^

    BalasHapus
  4. wkwkwkw sekarang hobi nya jambak'in rambutnya orang kemarin eli sekarang gikwang
    haha SJ opo JS podo wae lah
    eh we ngerti aku pas ngomen iki kan karo nyetel lagu sing muni lies tak pikir kan playlistku soale emang masuk lha trus bar ngono kok bonamana tumpuk tak pikir "lho mbak fir lagu blog'e ganti bonamana ? tak cek lho jik lies owalah kuwalik" kekeke

    BalasHapus

Please leave your comment here! Thanks :)
-Safira Alhana-